Kamis, 24 September 2009

Inovasi vs Hasil

Di segmen teknologi kali ini saya akan membahas sebuah mobil dari merek Jepang, tepatnya Isuzu, kali ini saya mau membahas tentang pengembangan merek tersebut, menurut saya pengembangan dari salah satu mobil tersebut agak ganjil

Isuzu mengeluarkan merek mobil bernama Panther (1993), walaupun gen 1 ini cukup berhasil, namun ini bukanlah prosuk terbaik Isuzu, masa keemasan dari mesin Panther adalah pada gen ke2 (1996), gen ke 3 (2000) meskipun cukup berhasil, namun dari segi mesin bukanlah yang terbaik.

Perbandingannya, sbb:
Isuzu Panther gen 2                   :86 HP ( horse power )


Isuzu Panther gen 3 (Touring)     : 80 HP


Isuzu Panther gen 3 (non Turbo) :74 HP




dari data di atas terdapat hal yang aneh, mengapa Panther yang lebih baru tenaga kudanya lebih kecil? apakah ini hanya data belaka?

Dari hasil uji lapangan, Panther yang lama memang memiliki tarikan yang lebih kuat, dan Panther yang baru memiliki tarikan yang kurang cepat (lemot mungkin, hhe), mengapa pihak produsen menurunkan tenaganya? dari hasil sharing2, di dapat info bahwa Panther yang gen 2 mesinnya masih asli Jepang, yang notabene di test pada suhu 21.000 derajat Celsius, dan Panther yang gen 3 di test pada suhu 11.000 derajat Celsius, mungkin itulah yang menyebabkan perbedaan tenaga walaupun kapasitas mesin sama, sedangan pemakaian Turbo yang hanya menambah 6 HP hanya digunakkan untuk memperbaiki emisi gas buang. Yang menjadi pertanyaan besar, mengapa produsen mengurangi kenikmatan tenaga yang dihasilkan generasi terdahulu, ini sungguh aneh, mereka ingin memberi inovasi yang baik namun dengan hasil yang kurang memuaskan..

Semoga Panther next gen tidak mengecewakan lagi




Panther rajanya diesel ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar